RILIS 8 ALBUM DARI 82 BAND SEKALIGUS
Akalliar Pecahkan Rekor Dunia Rekaman
sumber: kedaulatan rakyat
24/07/2008 08:39:40
SEBUAH peristiwa besar yang belum pernah terjadi selama ini dan peristiwanya terjadi di Ballroom Twin Plaza Hotel Jakarta, Kamis lalu (17/7). Di situ, 410 musisi yang tergabung dalam 82 band dari berbagai penjuru tanah air merilis bareng album rekaman mereka. Aksi ini diprakarsai oleh Akalliar dan di-support oleh Soetrisno Bachir Foundation (SB Foundation).
Soetrisno Bachir menyebut aksi itu sebagai ide gila. "Insan partai politik tidak akan pernah paham terhadap gagasan semacam ini. Tapi saya mampu menangkapnya, dan saya menyukainya. Makanya saya support kegiatan ini," ungkap pengusaha yang juga Ketua Umum PAN yang akrab disapa 'SB' itu di hadapan hadirin yang menyaksikan launching 8 Album Kompilasi Akalliar siang itu.
SB mengaku menyukai musik, bahkan tanpa musik dirinya akan kekeringan inspirasi. Oleh sebab itu, dalam setiap kesempatan senggang ia selalu menikmati alunan musik. "Musik adalah kreasi yang dapat memacu tumbuhnya kreativitas baru. Bangsa yang maju adalah yang bisa menghargai musik. Tetapi maaf, di Indonesia musik belum memperoleh tempat sebagaimana mestinya. Saya komit untuk memperjuangkan musik bersama para musisi, baik yang tergabung di sini saat ini ataupun yang di luar sana. Juga memajukan bidang-bidang seni lainnya," ungkapnya.
"Saya berharap para musisi mampu mewarnai kehidupan bangsa Indonesia dengan spirit membangun. Luncurkan kreativitas musik anda yang mampu memberi inspirasi positif bagi warga bangsa. Berterima kasihlah kepada para senior yang sudah memberi jalan berkreasi, dan mari kita tunggu ide gila selanjutnya dari seorang Ali Akbar," tutur SB.
Kompilasi Terbesar
Delapan Album Kompilasi Akalliar merupakan hasil sebuah kegiatan bertajuk 'Release Your Song' (RYS) yang mulai di-launch ke publik pada Februari lalu. Kegiatan ini membuka kesempatan kepada masyarakat musik untuk mengirimkan master rekaman sebuah lagu (dalam format final mixed), dengan jenis dan aliran musik bebas. Dalam waktu dua bulan, RYS mencatat sejumlah 420 peserta yang kira-kira terdiri atas 2.500 musisi.
Dari total peserta tersebut, setelah dilakukan seleksi, terdapat 131 lagu yang dinyatakan layak kualitas, dan pada minggu lalu dirilislah sejumlah 82 lagu milik 82 grup band dan penyanyi solo karier yang dikemas menjadi delapan CD album. Pada kesempatan launching, 16 band di antaranya ditampilkan di atas panggung, yaitu Valencia (Jakarta), De Not 7 (Medan), Spaghettie (Magelang), Simetris (Kediri), The Rolling Doors (Bogor), Akar (Riau), Amarta (Tangerang), Toast Barock (Batam), Benk Benk (Aceh), Sendy (Sidoarjo), Indigo Child (Makassar), Yellow (Jakarta), Little Star (Malang), Sanksoet (Yogyakarta), El-Jomblo (Samarinda) dan Seega (Jakarta).
Di dalam delapan Album Kompilasi Akalliar termuat juga lagu kreasi band peserta dari Yogyakarta, yaitu Sanksoet, Jenio, Narayana, Ingin dan Aaron. Kreasi mereka tidak kalah memukau dari lagu-lagu band peserta dari berbagai daerah lain.
RYS diselenggarakan oleh PT. Akal Liar yang dimotori Ali Akbar, dibantu oleh Ian Antono (pentolan God Bless) dan Iwan Xaverius (mantan bassist Edane) sebagai tim seleksi lagu para peserta.
Dalam sejarah belantika musik, kegiatan ini tercatat sebagai hal terbesar pertama. Oleh karena itu, Dewan Pertimbangan Rekor Dunia Indonesia pada Badan Musium Rekor Indonesia (MURI) menganugerahi Akalliar dan SB Foundation sebagai pemrakarsa 'Rilis Album Rekaman dengan Band/Artis Terbanyak Pertama'. (Cdr/Sim)-s
Sunday, May 24, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment